Kamis, 13 September 2012

Antara kesetiaan dan kebodohan

Hari ini aku lalui hari dengan penuh kegiatan. Hingga suatu akhir dr kegiatan itu, aku dan orang - orang kembali pulang. Saat aku mulai berjalan menjauh dari tempat itu, terdengar suara seseorang memanggil namaku. Yak, dialah teman baru yang baru saja kukenal. "Tunggu Aku ya, barangku masih ada yang tertinggal" begitu kencang teriaknya. Oke, aku tunggu sekitar 15 menit. Diapun kembali dengan segera. Dan kami pun berjalan ke lapangan bersama. Belum jauh jarak dari tempat tadi kita bertemu dengan seseorang. Rupanya teman baruku.sangat akrab dengannya. Akhirnya aku menunggu mereka mengobrol. Setelah setengah jam aku menunggu, diapun berkata "Kamu jalan saja duluan! Aku masih ingin berbicara dengannya". Dalam hati aku berkata "Begitu setia aku menunggumu hingga kita menuju akhir yang sama. Tapi lihatlah apa yang aku dapatkan, berjalan sendirian hingga akhir. Niat baik ingin setia menunggunya, tapi.hasilnya kita yang dicampakkan". Terima kasih karena telah memberikan pengalaman yang berarti ya teman. Tanpamu aku tidak akan mengerti makna kesetiaan yang sesungguhnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar