Saat itu seorang perempuan datang kepadaku untuk menceritakan apa yang selama ini dia alami. Sungguh sangat lama kami tidak pernah bertemu. Aku sangat tidak sabar mendengar ceritanya.
Saat itu, 5tahun yang lalu. Ada pesan yang masuk ke HPnya dengan nomer yang tidak diketahui pemiliknya. Dari pesan yang entah sengaja atau tidak ia kirim membuat mereka saling mengenal satu sama lain. Perkenalan tiga tahun lalu membuat mereka semakin dekat. Sungguh saat itu ia sangat tertarik dengan pria diseberang sana. Suatu hari, pria itu mengajak untuk makan bersama. Tentu saja ini adalah awal yang baik. Setiba di tempat itu, banyak yang orang yang mengelilingi disekitarnya. Sungguh aku tidak sanggup masuk di kelompok itu. Terlihat wanita dengan anak - anaknya, nenek yang duduk bersebelahan dengannya, adiknya dengan pakaian rapi menyambut orang yang datang. Begitulah kurang lebih gambaran situasinya. Tak ada keberanian yang cukup untuk ikut berkumpul bersama. Dengan segera melangkahkan kaki pergi meninggalkan tempat itu. Keberanian seperti apa yang bisa dilakukan remaja SMA yang datang dengan masih mengenakan seragam putih abunya itu. Dengan cepat ia menuju parkiran dan pergi dari tempat itu. Banyak telepon darinya tak dihiraukan sama sekali.
Mungkin seperti itulah awal mereka berpisah, salah seorang tidak bisa menciptakan kesempatan.
Saat ini tepat 2 tahun mereka tidak pernah berkomunikasi, perempuan itu sudah memiliki seseorang yang selalu ada di dalam hari-harinya. Seseorang yang selalu mengatakan bahwa ia merindukannya. Namun perasaan itu, sungguh berbeda dengan perasaan yang dulu dirasakannya. Saat ini ia hanya membiarkan seseorang itu berada dalam harapan besar. Ia mulai belajar memahami dan mengertikan perasaan yang dirasakan. Namun sungguh, tak ada apapun yang ia rasakan. Hampa. Ingin sekali mengulang kejadian 2tahun lalu tersebut. Sesungguhnya untuk membuat seseorang menyadari apa yang dirasakannya, justru cara terbaik melalui hal-hal yang menyakitkan. Saat dia pergi, seseorang baru merasakan kehilangan, dan dia mulai bisa menjelaskan apa yang sesungguhnya dia rasakan.
-Sunset bersama rosie -tereliye
Jumat, 16 November 2012
Kesempatan itu akan datang jika Kau menghendakinya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar